Latihan Fleksibilitas

Latihan fleksibilitas seperti regangan, yoga, pilates membalikkan kekakuan otot-otot yang biasanya terjadi bila tidak digunakan dan karena usia. Serat otot yang mengejang dan memendek memungkinkan Anda rentan terhadap cedera dan berkontribusi pada sakit punggung dan masalah keseimbanganSering menjalankan latihan yang menarik dan meregangkan serat elastis yang membungkus otot dan jaringan dapat membantu mengatasi hal ini. 

Suatu otot yang meregang baik lebih mudah mencapai jangkauan gerak penuh. Hal ini meningkatkan kinerja atletik, bayangkan servis tenis atau ayunan golf yang kurang dibatasi yang lebih gampang dan kemampuan fungsional, seperti menjangkau, membungkuk, atau menunduk selama tugas harian.
perempuan sedang berolahraga menarik kaki
sumber: duniafitnes. com
Pada suatu waktu, para ahli meresepkan peregangan sebelum latihan untuk membantu menghindari cedera, tetapi penelitian baru menunjukkan hal ini tidak banyak gunanya. (Sebaliknya, para ahli menyarankan memulai latihan Anda dengan pemanasan, seperti jogging ringan atau rutinitas olahraga tertentu seperti memukul beberapa bola tenis dan berlatih ground stroke sebelum pertandingan.) Regangkan otot agar hangat dan lunak, sebelum peregangan berjalan selama lima sampai 10 menit, dansa dengan beberapa lagu, atau mandi hangat. Atau, bahkan lebih baik, lakukan latihan fleksibilitas Anda sebagai pasca-latihan pendinginan. 

Peregangan antar latihan juga bagus, dan mungkin membantu meningkatkan fleksibilitas. Untuk mencapai efek awet, lakukan peregangan setiap hari atau setidaknya beberapa kali seminggu. Ini lebih mudah daripada yang Anda kira. Kegiatan seperti yoga dan pilates menggabungkan peregangan dan relaksasi serta meningkatkan keseimbangan merupakan suatu kombinasi yang indah.



Berapa lama?
American College of Sports Medicine merekomendasikan bahwa orang dewasa melakukan latihan fleksibilitas pada hari yang sama dengan kegiatan aerobik atau kekuatan, atau setidaknya dua kali seminggu.

Memulai. Peregangan dasar akan membantu Anda menjadi lebih fleksibel. Semakin sering Anda melakukan peregangan, semakin lentur Anda jadinya. Ikuti tips ini untuk keselamatan pada saat latihan:
Periksakan dengan dokter Anda. Jika Anda memiliki penyakit sendi atau arthritis, atau jika Anda sudah memiliki penggantian sendi, cek dengan dokter Anda sebelum memulai latihan peregangan.
Pemanasan terlebih dahulu. Otot yang hangat lebih fleksibel. Lakukan pemanasan selama lima sampai 10 menit pertama, atau simpan peregangan untuk pendinginan rutin setelah berolahraga.
Regangkan semua kelompok otot. Sama seperti dengan latihan kekuatan, peregangan harus mencakup semua kelompok otot.
Tidak meloncat. Jangan meloncat saat Anda melakukan peregangan. Hal ini memicu refleks berlawanan yang akan mengencangkan otot padahal Anda mencoba untuk melonggarkan.
Rasakan hanya ketegangan ringan. Regangkan otot Anda sampai ke titik di mana Anda merasa ketegangan ringan dan tahan posisi itu. Anda tidak akan merasa sakit.
Bernapas. Bernapaslah dengan mudah melalui hidung Anda pada saat peregangan.
Tahan dan ulangi. Hasil terbaik datang dari menahan peregangan selama 10 sampai 30 detik dan ulangi setiap peregangan empat kali.

Share on Google Plus

Tentang 1Diet Oleh Admin Novi

Berbagi cara menurunkan berat badan secara sehat dan Tips memilih makanan untuk kualitas hidup lebih baik. Situs https://1dietok.blogspot.com menyediakan informasi secara lengkap dan mudah dipahami.