Asam Lemak Omega-3: Lemak Super Untuk Otak Dan Jantung

Asam lemak omega-3 adalah suatu jenis lemak tak jenuh ganda. Sementara semua jenis lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda baik untuk Anda, lemak omega-3 terbukti sangat bermanfaat. Masih banyak yang perlu dipelajari tentang manfaat dari asam lemak omega-3, tetapi penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 dapat:
·         Mencegah dan mengurangi gejala depresi
·         Melindungi terhadap kehilangan memori dan demensia
·         Mengurangi resiko penyakit jantung, stroke, dan kanker
·         Melegakan arthritis, nyeri sendi, dan kondisi kulit meradang
·         Mendukung kehamilan yang sehat

Asam lemak omega-3 dan kesehatan mental
Asam lemak omega-3 sangat terkonsentrasi di otak. Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 memainkan peran penting dalam fungsi kognitif (memori, kemampuan pemecahan masalah, dll) serta kesehatan emosional.
Memperoleh lebih banyak asam lemak omega-3 dalam diet dapat membantu Anda mengatasi kelelahan, mempertajam memori, dan menyeimbangkan suasana hati. Penelitian telah menunjukkan bahwa omega-3 dapat membantu dalam pengobatan depresi, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), dan gangguan bipolar.

Ada beberapa jenis asam lemak omega-3:
·         EPA dan DHA - Eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) terdapat sebagian besar penelitian yang mendukung manfaat kesehatan zat-zat tersebut. Keduanya ditemukan berlimpah dalam lemak ikan air dingin.
·         ALA - asam alfa-linolenat (ALA) berasal dari tanaman. Studi menunjukkan ALA bentuk omega-3  yang kurang ampuh dibandingkan EPA dan DHA. Sumber terbaik termasuk minyak biji rami, kenari, dan canola.


Memilih suplemen omega-3 yang terbaik
Dengan begitu banyak suplemen minyak ikan dan makanan yang diperkaya, sumber omega-3, membuat pilihan yang tepat bisa jadi rumit. Panduan berikut ini dapat membantu:
Hindari produk yang tidak mencantumkan sumber omega-3. Apakah daftar bungkusan terdapat sumber asam lemak omega-3. Jika tidak, kemungkinan itu ALA (kadang-kadang berasal dari kanola tua tanpa tambahan apa-apa atau minyak kedelai), yang kebanyakan orang di Barat sudah banyak memperoleh.
Jangan larut dalam makanan yang diperkaya. Banyak makanan yang diperkaya (seperti margarin, telur, dan susu) mengklaim terdapat asam lemak omega-3 yang tinggi, tetapi sering, jumlah riil omega-3 tersebut sangat kecil.
Carilah jumlah total EPA dan DHA pada label. Botol mungkin mengatakan 1.000 miligram minyak ikan, tapi jumlah omega-3 yang penting. Baca tulisannya yang kecil. Mungkin hanya menunjukkan 300 mg EPA dan DHA (kadang dianggap sebagai "asam lemak omega-3"), yang berarti Anda akan harus mengambil tiga kapsul untuk mendekati 1.000 miligram omega-3.
Pilih suplemen yang bebas merkuri, grade farmasi dan molekuler yang disuling. Yakinkan suplemen mengandung baik DHA dan EPA. Suplemen tersebut mungkin lebih sulit untuk ditemukan, tapi suplemen dengan konsentrasi EPA yang lebih tinggi lebih baik. Suplemen minyak ikan dapat menyebabkan gangguan perut dan bersendawa, terutama ketika Anda mulai mengkonsumsi pertama sekali. Untuk mengurangi efek sampingnya, barengi dengan makanan. Anda juga mungkin ingin memulai dengan dosis rendah dan meningkatkan secara bertahap, atau membagi asupan antara tiga kali jam makan.


Berapa banyak omega-3 yang saya butuhkan?
The American Heart Association merekomendasikan mengkonsumsi 1-3 gram per hari EPA dan DHA (1 gram = 1.000 miligram). Untuk pengobatan masalah kesehatan mental, termasuk depresi dan ADHD, carilah suplemen EPA yang tinggi, yang telah terbukti untuk meningkatkan dan menstabilkan suasana hati. Konsumsi setidaknya 1.000 miligram asam lemak omega-3 per hari.


Share on Google Plus

Tentang 1Diet Oleh Sweet

Berbagi cara menurunkan berat badan secara sehat dan Tips memilih makanan untuk kualitas hidup lebih baik. Situs https://1dietok.blogspot.com menyediakan informasi secara lengkap dan mudah dipahami.